Simak 10 Cara Mengobati Pasien Sirosis Hati Yang Cocok Untuk Kesembuhan

sumber gambar: dokter.id

Penyembuhan sirosis hati penting dilakukan untuk pencegahan agar meminimalisir gejala yang ditimbulkan sehingga organ hati tidak kian memburuk dan tidak berujung kematian. Ada beberapa cara mengobati sirosis yang dapat dilakukan. Tentunya ini cocok bagi kesembuhan anda. Dikutip dari sumber hellosehat.com, kunci utama untuk pengobatan penyakit ini ialah menghilangkan penyebabnya. Langkah mendasarnya yaitu dengan berhenti merokok dan berhenti minum alkohol. Apakah ada cara lain? Yuk simak penjelasan di bawah ini.

  1. Transplantasi Hati

Transplantasi hati atau lebih dikenal sebagai cangkok hati dilakukan untuk mengganti organ hati penderita yang sudah rusak dengan organ hati baru yang sehat dari pendonor. Mengapa perlu diganti? Sebab organ hati penderita sirosis akan rusak seiring berjalannya waktu sehingga kinerjanya di dalam tubuh sudah menurun bahkan tidak dapat bekerja lagi. Oleh karena itu, perlu diganti dengan organ hati baru agar proses pencernaan tidak terganggu. Rangkaian tes perlu dilakukan untuk mengidentifikasi organ donor apakah sudah cocok atau belum dengan pasien. Selain itu, pertimbangkan kesehatan penderita apakah memungkinkan atau tidak untuk melakukan operasi transplantasi hati.

  1. Mengonsumsi Makanan dengan Rendah Garam

Memakan makanan yang rendah garam dimaksudkan untuk mengurangi cairan yang berlebih di dalam tubuh. Selain itu, anda juga dapat mengonsumsi spironolactone.

  1. Pemakaian Krim

Penggunaan krim berperan untuk mengatasi rasa gatal yang menyerang tubuh.

  1. Menghentikan Konsumsi Alkohol

Semua orang paham akan bahaya alkohol di dunia kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Jika anda mengonsumsi alkohol berlebihan akan timbul cidera hari secara perlahan. Organ hati akan membentuk jaringan parut untuk menyembuhkan cidera tersebut. Sayangnya jika kerusakan terus terjadi otomatis jaringan parut kian bertambah. Akibatnya hal ini akan menggangu fungsi hati. Oleh sebab itu akan lebih baik jangan mengonsumsi alkohol kembali demi kesehatan anda karena jika sudah terlanjur mengonsumsinya anda akan mengalami kecanduan.

  1. Mengonsumsi Propranol

Propranol berperan dalam mengurangi adanya tekanan yang tinggi pada organ hati.

  1. Pemakaian Obat Antivirus

Berdasarkan laman halodoc.com, pemakaian obat ini dipercaya untuk menyerang virus hepatitis yang ada dalam tubuh. Namun dalam penggunaannya tetap harus bergantung pada jenis hepatitis yang diderita. Penggunaan obat ini menimbulkan efek samping berupa gangguan tidur, sakit kepala, dan mual-mual.

  1. Menurunkan Berat Badan

Tanpa kita ketahui, ternyata obesitas atau kelebihan berat badan mampu merusak hati. Hal ini karena adanya timbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Oleh sebab itu disarankan untuk menurunkan berat badan agar ideal. Caranya menurunkan berat badan beragam, anda bisa melakukan diet sehat, olahraga teratur, dan lain-lain.

  1. Gastroskopi

Cara mengobati sirosis dengan prosedur ini bertugas untuk mengikat pembuluh darah yang mengalami pelebaran dalam kerongkongan yang mana memiliki risiko untuk terjadinya perdarahan.

  1. Interferon

Pengobatan jenis ini mampu membantu sistem imune tubuh untuk melawan virus hepatitis. Efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian interferon ialah depresi, susah bernapas, pusing, dan perubahan berat badan.

  1. Mengonsumsi Suplemen

Adanya konsumsi suplemen dipercaya untuk mencegah rapuhnya tulang akibat pengeroposan dan mengatasi kebutuhan nutrisi yang kurang.

Selain cara mengobati sirosis yang sudah dijelaskan di atas, sebenarnya anda dapat mengonsumsi obat-obatan lain. Namun jika anda ingin mengonsumsi obat sebaiknya harus berdiskusi dahulu dengan dokter ahli. Hal ini penting dilakukan sebab adanya konsumsi obat akan memperberat kinerja organ hati. Oleh karena itu pasien tidak diperkenankan memakan sembarang obat agar organ hati tidak mengalami kerusakan. Selain itu, keadaan setiap pasien berbeda-beda sehingga dalam konsumsi obat pun juga pasti memiliki komposisi yang berbeda beda. Maka begitulah pentingnya peran dokter ahli dalam menangani penyakit ini. Apabila penyakit ini tidak segera ditangani maka sesuai dengan lamam alodokter.com, akan timbul komplikasi berupa patah tulang, gagal hati, pembengkakan organ lipa (splenomegali), mal nutrisi, kanker hati, gangguan otak, dan infeksi rongga perut (peritonitis).

 

Read More